Humor Science

Dalam diskusi di N.A.S.A Amerika Serikat,ada 3 negara diundang untuk mengambil dan mencari solusi agar manusia bisa tinggal di planet lain selain bumi yang makin padat ini. Mereka itu berasal dari negara Amerika Serikat, Inggris dan Indonesia.

Saat itu didepan para juri yang menilai usul masing-masing. Dan begini usul mereka bertiga saat diskusi:

Amerika: “Kami mengusulkan pindah ke Bulan atau Mars saja.”
Juri : “Tapi kami belum melihat kehidupan disana saat ini.”

Inggris : “Kami usul pindah ke planet Venus,pasti lebih oke.”
Juri : “Kami perlu waktu dan penyelidikan lagi untuk itu.”

Indonesia: “Kami cuma usul jika kita dipindahnya ke PLANET SENEN saja,dan disana ada pentas musik dangdut live, stasiun Kereta Api, Supermarket Matahari, Hok Ben, Mc Donald, Pizza Hut dan banyak lain lainnya. Dijamin tidak akan sengsara selama lamanya kita apabila semua tinggal disana.”
Juri : “Good…3x, usul anda sangat baik dan bagus.”

Indonesia: “Hidup Indonesia….3x!!!”

Baru-baru ini, sambil lari-lari, sore-sore, sedikit berhujan, ditingkahi sinar pelangi kemilau di bahu awan Maghrib, Lawing terlihat seperti orang gile beneran. Dia tertawa-tawa, terkadang tersenyum sambil menutup mulut seperti ada yang dimalukannya.

Dia teringat ketika dia masih di bangku esempe, bersama teman-temannya duduk bersama belajar bahasa inggris. Dasar si Lawing bandel, dia sering tak menyimak dan tak terlalu peduli dengan Bu Guru bahasa inggris yang cantik itu. Suatu kali Ibu Guru bertanya kepadanya.

Bu Guru : ” Lawing, coba kau sebut apa Bahasa Inggrisnya ‘tertawa’? ”

Sejenak Lawing berpikir dan ini sudah menjadi refleknya sejak lahir sayup-sayup dia teringat ketika Bu Guru memberitahu bahasa inggrisnya ” tersenyum ” ntah ismail, ntah semail, ntah smail, ntah apa tapi seperti itulah yang dia ingat. Tapi pikirnya itu pastilah ismail, tidak mungkin semail atau smail karena kata-kata itu tak pernah dia dengar sedangkan ismail sangat sering dia dengar.

Dalam hatinya : ” Aha, ini dia, kalau tersenyum bahasa inggrisnya ismail, tentu tertawa bahasa inggrisnya tak susah. Mengapa susah… gampang to!”

Sekali lagi Bu Guru bertanya : “Lawing, tertawa itu bahasa inggrisnya apa ? ”

Dengan suara lumayan..Lawing menyahut : “Marjuki, Bu.”

Untuk meyakinkan bahwa dia pintar, dia sambung lagi cepat-cepat, ” Kalau tertawa terbahak-bahak itu Bu Guru…bahasa inggrisnya : marsidik. ”

Seketika kelas itu menjadi gegap gempita penuh tawa geli.

Lawing tak merasa bahwa dia yang ditertawakan dan diapun ikut terbahak-bahak malah dialah yang paling gencar. Sebab dia kira, kelasnya ramai tertawa begitu untuk pintarnya Lawing.

Sumber : http://lsis.fmipa.ugm.ac.id/?page_id=29

Explore posts in the same categories: lelucon

One Comment pada “Humor Science”

  1. adoen Says:

    goog, funy, n smart


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: